Friday, April 29, 2011

Kerja keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas

nulis ini  ditemani Kau Milikku - Baim feat Maryo http://www.youtube.com/watch?v=NRT_FwzVP4o

[Silently at Home]

yups gw pulang kemarin, 4 hari berada dikampung halaman tercinta. Menikmati mie kering di malam pertama, bekerja esoknya, kemudian maamnya berjibaku dengan konro bakar bersama rekan yang sedang diposisi jauh dari kampung halamannya. Terpaksa menikmati tidur tidak di rumah tapi di hotel dengan sejuta kemewahan yang ditawarkan tetapi tetap rumah is da best ^^. siang bertemu dengan palubassa untuk sekedar mengenangnya nenti kembali, malam berjibaku dengan ikan bakar dan kawan2nya serta beberapa panganan seafood lainnya.

Mohon mangap untuk kawan yang datang berkunjung dan mangap juga untuk semua yang tak sempat terkunjungi, karena waktu selalu tidak memihak pada bocah sableng satu ini, yakinlah bahwa dalam hati selalu ingin menjalin silaturahmi itu. waktu itu dimensi yang tidak dapat ditebak dan tidak dapat dihitung teori relativitasnya dan terlalu besar untuk ditarik oleh gravitasiku. sekali lagi mangap..

btw... gw bakal balik lagi, dan ditraktir negara lagi senangnya *jingkrak2

[Pilihan]

Semua yang kamu lakukan adalah sebuah keputusan dari pilihanmu kata seorang teman, bahkan dengan tidak memilih sama sekali itu juga merupakan sebuah pilihan. "You already made your choices even when you didn't realize it". jadi apapun keputusan yang engkau ambil yakinlah bahwa itu adalah pilihan yang paling tepat dan melangkahlah dengan mantap untuk itu, walaupun nanti pilihan itu ternyata salah yakinlah itu akan jadi pengalaman yang berharga dan ada hikmah yang bisa diambil dari kesemuanya, jangan ragu untuk memilih kembali apakah melanjutkannya atau mengambil pilihan lain. Every single second of your life, you made your choice, whether it's big decision or a small, simple one...

*lagi milih batik yang mana yang bagus untuk menghadiri acaranya will & Kate ^^V    ~checkmate!! Kate you have taken the king~

[Love Story]

Namanya Kaito seorang mahasiswa perminyakan di universitas swasta di jogja yang bekerja part time sebagai seorang penjaga pom bensin, kekasihnya seorang dokter muda yang sedang ko-as di salah satu universitas negeri top di jogja namanya Deviea sambil menikmati kuliahnya berusaha mandiri dari orangtuanya yang kaya raya akhirnya bekerja part time sebagai pramusaji di kafe dekat pom bensin tempat Kaito bekerja.Di kafe itulah mereka berkenalan dan tanpa terasa seperti sebuah pepatah jawa "witing tresno jalaran soko kulino" atau "Cinta bermula karena kebiasaan" mereka berdua saling menyayangi dengan persahabatan tak terasa hubungan mereka berkembang jauh melebihi bilangan fibonacci dan ternyata saling menyayangi walaupun mereka berdua tak saling menyadari. Deviea selalu berusaha untuk membuat kaito menjauh karena perasaan sebenarnya coba ia sembunyikan jauh didalam hatinya. tak terasa canda mereka menjadi sebuah kebutuhan setiap harinya, seperti absen mereka tanpa terasa saling ingin mengetahui kabar masing-masing. Setiap tidak ada pelanggan di kafenya tanpa sadar dan tak ingin mengakuinya Deviea selalu menyempatkan diri mengintip pom bensin itu dibalik jendela kafe, Kaitopun demikian jika tak memiliki mobil yang haus akan BBM yang harganya tampak tidak semakin membumi maka disempatkannya dirinya sekedar menelpon berbasa-basi hanya untuk mendengar suaranya ataupun berkunjung ke kafe memesan makanan maupun minuman terkadang dengan selang waktu berbeda supaya selalu dapat melihat paras Deviea. namun semuanya berakhir saat Deviea harus koas disalah satu rumah sakit yang menjadi kewajiban untuk mencapai gelar dokter yang dicita2kannya, Kaito selalu merasa cita2 Deviea lebih besar dari keegoisannya utuk selalu bersamanya.

Deviea juga masih tetap mengidolakan seorang dokter muda tampan dengan segudang prestasi yang menjadi seniornya bernama Chiko. namun bukan hanya Deviea lah seorang yang mengidolakan Chiko hampir tiga perempat dokter koas dirumah sakit mengidolakannya begitu. Mereka akhirnya bertemu kembali kali ini dengan banyak perubahan yang terjadi, kisah masa lalu mereka berakhir dengan perselingkuhan Chiko dengan sahabat terbaik Deviea. Namun ternyata benih-benih itu masih tetap ada dan tertanam di jiwanya akhirnya tanpa terasa benih itu kini subur kembali. Awan cinta segitigapun mengental diantara mereka bertiga akhirnya Deviea memilih tidak memperdulikan semua sms dan telepon kaito yang datang bertubi-tubi, kini ia memilih kebersamaan yang menyenangkan bersama Chiko.

Suatu ketika ketika hendak maka berdua bersama Chiko, tiba-tiba mobil Chiko kehabisan bensin dan singgahlah mereka di pom bensin, tak disangka perjumpaannya dengan kaito meluluhlantakkan perasaan Kaito. Tanpa kata kata duduklah Kaito menikmati sepasang kekasih yang mebuat mendidih aliran darahnya, ditahannya amarah kecemburuannya untuk orang yang paling dia sayangi agar selalu bahagia. Saat itu juga kaito menghentikan semua kebodohannya untuk berusaha menghubungi Deviea, kali ini pilihannya adalah bersabar dan berdoa untuk Deviea semoga dia selalu bahagia dan tidak lagi disakiti oleh Chiko.

Namun ternyata pilihan yang diambil Deviea salah, Chiko kembali melakukan hal yang sama dan menangislah ia berlari menuju seseorang yang selalu memberikannya tempat paling teduh dari segala mendung masalahnya. tempat dia bisa membakar semua kesedihannya dengan senyum terbaik si pemilik tempat. hingga akhirnya ia bertemu namun kali ini Kaito terdiam, berjalan berlalu tanpa menyapa. Namun saat tangisnya dipuncak kesedihannya Dikhianati Chiko dan kehilangan Kaito sahabatnya itu, tiba2 dia terdiam dari tangis dukanya menjadi tangis haru bahagia saat Kaito tiba-tiba berlutut didepannya dan mengucapkan sebuah kata yang paling indah untuk seluruh wanita "Would you Marry me insyaAllah ?" ujarnya mantap dengan sebuah kotak berisi cincin degenggamannya.

[Pesan si Mbah]

Hidup didalam jaman edan, memang repot.
Akan mengikuti tidak sampai hati, tetapi kalau tidak mengikuti geraknya jaman
tidak mendapat apapun juga. Akhirnya dapat menderita kelaparan.
Namun sudah menjadi kehendak Tuhan. Bagaimanapun juga walaupun orang yang lupa itu bahagia namun masih lebih bahagia lagi orang yang senantiasa ingat dan waspada.

Supayantuk pangaksamaning Hyang Suksma

Segalanya itu sebenarnya dikarenakan keinginan hati. Betul bukan ?
Memang benar kalau ada yang mengatakan demikian.
Namun sebenarnya didalam hati repot juga. Sekarang sudah tua,
apa pula yang dicari. Lebih baik menyepi diri agar mendapat ampunan dari Tuhan.

R. Ngabehi Ronggowarsito, Serat Kalatidha.


[Pesan Sponsor]

Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas


Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri, dengan diri orang lain dan kepada Tuhan. Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu? Bekerja dengan cinta bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak. Bekerja dengan seefisien, sefektif dan sebaik mungkin, menyelesaikan semuanya tanpa harus mengeluh karena yang kita lakukan ini selain mengejar materi tetapi juga beribadah dengan niat yang tulus ^^V.

0 comments:

Post a Comment

bocah_anonim. Powered by Blogger.