nulis ini ditemani Manusia Biasa nya Yovie n Nuno & selalu cinta nya Kotak
[special thanks to]
Pertama2 gw pengen ngucapin banyak Terimakasih untuk si Kholis yang nemenin gw madesu'(bosan yang maksimal) bersama di auditorium negeri sembilan dewa walaupun bukan kewajibannya, ngegantiin gw pas gw gak bisa, waktu gw telat bangun, waktu gw harus meeting n terutama curhat2annya,Gak nyangka banget orang yang paling sering gw aniaya yang paling sering jadi korban gw waktu becanda, ringan tangan nolongin gw dengan ikhlas,, ありがとう (Arigatō). juga untuk ijin menggunakan tokoh kholis
[22 Feb 2011]
22/2=11 --> angka yang menarik hehehe.. saking bosannya nunggu di situ sedikit berpikir kemudian muncul ide angka entah darimana datangnya.. Coba tambahkan angka dua digit belakang tahun kelahiranmu dengan usiamu sekarang (walaupun belum bulannya) maka hasilnya pasti 111.
mis: 1. 13 januari 1989 --> maka 89 + 22 = 111
2. 31 Desember 1983 --> maka 83 + 28(walaupun belum desember) = 111
[Belajar Membaca]
Ternyata gw berbakat mengajar jangankan manusia kambing aja bisa gw ajarin membaca. Gak Percaya??
Teknik kambing gw ajarin membaca.. gw tulis kata "mbee" trus taruh di depannya eh dia ngomong sama seperti tulisan gw berarti dapat disimpulkan Gw bisa bikin kambing membaca (jingkrak2 wakakaka...)
[Call Of Duty]
Nah minggu ini ketiban tugas mulia lagi, tapi kali ini lokasinya dalam kota ei-kei-ei tetap di kantor tapi diruangan yang berbeda. Dan seperti biasa untuk tugas seperti ini yang cuma melengak-melengok bego nungguin alat yang terpasang dipastikan membosankan terutama partner jaga yang sudah dipastikan tidak bisa semakin menambah rasa gondok untungnya ada seorang yang paling sering gw aniaya mau menemani gw. Ada cerita yang hampir mirip seperti edisi kemarin ada beberapa cewek yang mondar-mandir lagi kek setrikaan (yang namanya rejeki gak kemana emang wakakaka..). teuteup ini pasti pengaruh partner gw yang guuuanteng jadi kebagian durian runtuh (soalnya dapat dipastikan tidak mungkin karena org gila, jelek yang norak seperti gw *walau berharap itu krn gw hehehe..) btw busway dengan sekali jurus lirikan si kholis ada satu yang kena tiba-tiba nempel duduk di pinggir si kholis (waaahhh jago jurusnya suhu!! *tiba2 mengangkat kholis sebagai guru wakakaka..). namun sayang gak ngikutin perkembangan selanjutnya karena ada urusan penting..
[Curhatan si Kholis]
ternyata mode invisible itu menyakitkan, hehehe.. walaupun tahu dirimu selalu visible tapi merasa tidak dapat "ngobrol" dengan cara manusiawi, biarlah cukup satu orang yang merasa sakit tanpa dapat menuangkan pikiran2 anehnya ingin sekali berucap "how's your day?" tapi tahu itu akan menyakitkan karena kupastikan jika itu terus berlanjut maka pikiran2 yang aneh itu akan tiba2 muncul entah darimana membuyarkan obrolan indah yang dirangkai dengan hati2. biarlah dirimu merasa bahagia tertawa lepas bersamanya dengan itu senyum terkecutpun bisa tersungging pahit di pojok bibir.
Suatu ketika kehadiahkan kepadamu sebuah kain berwarna hijau, karena mengingatkanku kecantikanmu saat mengenakan sebuah kebaya berwarna hijau. kubeli dengan jerih payahku ditambah dengan kemampuanku yang cukup payah dalam hal memilih membuatku melirik seseorang yang sangat bahagia membelikan kain tersebut untuk istrinya, kembali terbesit pikiran aneh dalam jaringan sinaptik otak yang semakin seperti bocah sableng sahabatku. kukirimkan dengan sebuah puisi persahabatan untuk melunakkan hatimu berharap engkau mau menerimanya karena apapun yang kuberikan biasanya engkau tolak karena kupahami engkau bukan seorang wanita yang suka menerima hadiah cuma2 seperti yang lain terutama bila disertai maksud tertentu.
Kukirimkan dengan perasaan cemas apakah bakalan diterima, apakah barang itu tidak tiba2 hilang diperjalanan, Semakin lama skenario yang kubayangkan semakin banyak hingga ingin sekali kutekan nomormu dan bertanya tapi kecemasanku dikalahkan oleh kepengecutanku mendengar suaramu yang indah yang hampir dapat dipastikan tak dapat kudengar setiap kuinginkan nantinya walaupun itu hanya dalam pikiran anehku.
"saya mau balas apa??" tanya dirimu di sebuah pesan.
"bahagia" dalam hati jawabku karena kebahagiaanmu adalah segalanya buatku walaupun yang bisa terlontar menjadi kalimat kepadamu adalah "dimanfaatkan". Sebuah kata simple penuh makna yang buatku sedikit sulit terealisasi tapi tidak buatmu. karena engkau akan selalu punya banyak teman yang akan membuatmu tersenyum, jauh berbeda denganku yang hanya mempunyai seorang sahabat yang masih bocah dan sedikit diragukan kewarasannya. senyummu adalah duniaku dan dengan itu akupun bisa tenang untuk bekerja mengumpulkan sedikit upah dunia untuk ibu dan untuk melamar bidadariku kelak entah siapa? walaupun dalam pikiran anehku kembali bayangmu yang muncul.
aku bukan mereka yang kaya yang dapat merengek manja di kedua orangtuanya untuk mendapatkan uang dan dirimu, aku seorang biasa yang terbiasa berjuang untuk sesuatu yang kuinginkan walaupun lebih banyak kecewa yang kubawa pulang tetapi itu usaha maksimal yang bisa kuikhlaskan. Aku mungkin tidak dapat menempatkanmu di sebuah istana seperti dia dan kilauan mutiara yang berbaris rapi di lehermu yang indah serta kerlingan cahaya berlian di balik jarimu yang lentik.Aku tahu walaupun engkau bukan wanita yang terpaku oleh harta, namun wanita mana yang tak ingin bahagia dan berkecukupan ? Jualan yang bisa kuberikan hanya sebuah janji, janji bahwa selama nafasku masih dikerongkonganku maka aku tidak akan membuatmu mati kelaparan. Janjiku bukan janji negara tetangga yang janji akan memelihara saudaraku dipojok jalan bawah jembatan negeri tetangga sana, dan janji menjaga adek2 kecil yang mengais harapan tanpa ayah di sudut2 gedung dan perkampungan di negeri tetangga itu. janjiku nyata dan kuikhlaskan setiap bulir keringat yang jatuh karenanya.
Kupandangi kembali pesan2 singkatmu yang selalu tersimpan di inboxku entah ratusan atau ribuan kali telah kubaca namun selalu membuatku tersenyum, ingin rasanya menggetarkan handphonemu di seberang sana menanyakan kabarmu namun aku sadar deringan itu tidak akan membuatmu beranjak girang seperti mendengar suara derungan mesin mobilnya terparkir gagah didepan gang rumahmu yang biasanya membuat ciut suara motor ojek sore yang biasa kupakai. Suara bocah sableng sahabatku mengoceh disamping telingaku menyadarkanku dari lamunanku kembali ke dunia nyata, kembali mengurut dada, kembali dengan ritual membosankan dan menyebalkan yang biasa disebut orang dengan kerja dengan balasan berupa upah duniawi.
maap bila aku membuatmu menangis untuk kesekian kalinya karena harapmu manjadikanku sebagai sahabat kutampik dengan pikiran anehku, maap keinginanmu menjadikan aku selayak saudara yang tak kau miliki tak kupahami dan hanya selalu kuganti dengan sodoran mimpi2ku. Bocah sableng sahabat yang harus kuakui bijak jika sedang error itu menyadarkanku bahwa aku akan bahagia pada waktunya kelak. "tapi kapan?" berontakku dalam hati, "tidak ada seorang manusiapun yang dapat mendefiniskan teori relativitas waktu" jawab bocah yang semakin lama pikirannya menjadi seperti kakek ribuan tahun dengan jubah putih dalam film2 yang mungkin tidak dapat lagi dinikmati di negeri tetangga. "benar juga katanya" lirihku dalam hati, mencoba meruntuhkan keenggananku melepasmu yang semakin lama semakin menyerupai seorang petinggi organisasi olahraga di negeri tetangga yang enggan melepaskan jabatannya untuk membuat organisasi itu maju dan lebih baik. walau berat dan terasa sakit sedikit demi sedikit kulepaskan engkau untuk menjadi lebih baik dan maju karena aku bukan petinggi itu.
[Pesan Sponsor]
untuk hati lemah yang suci jangan berhenti untuk mejadi baik walaupun sakit dan kekecewaan silih barganti tiba tanpa ampun, untuk ketulusan yang penuh jangan berhenti untuk memberi walaupun pedih datang bertubi-tubi..
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=7078728 --> klo cengeng jangan baca
namanya juga bocah gatau apa2 mohon maap klo ada salah.. feel free 2 remove tag
[special thanks to]
Pertama2 gw pengen ngucapin banyak Terimakasih untuk si Kholis yang nemenin gw madesu'(bosan yang maksimal) bersama di auditorium negeri sembilan dewa walaupun bukan kewajibannya, ngegantiin gw pas gw gak bisa, waktu gw telat bangun, waktu gw harus meeting n terutama curhat2annya,Gak nyangka banget orang yang paling sering gw aniaya yang paling sering jadi korban gw waktu becanda, ringan tangan nolongin gw dengan ikhlas,, ありがとう (Arigatō). juga untuk ijin menggunakan tokoh kholis
[22 Feb 2011]
22/2=11 --> angka yang menarik hehehe.. saking bosannya nunggu di situ sedikit berpikir kemudian muncul ide angka entah darimana datangnya.. Coba tambahkan angka dua digit belakang tahun kelahiranmu dengan usiamu sekarang (walaupun belum bulannya) maka hasilnya pasti 111.
mis: 1. 13 januari 1989 --> maka 89 + 22 = 111
2. 31 Desember 1983 --> maka 83 + 28(walaupun belum desember) = 111
[Belajar Membaca]
Ternyata gw berbakat mengajar jangankan manusia kambing aja bisa gw ajarin membaca. Gak Percaya??
Teknik kambing gw ajarin membaca.. gw tulis kata "mbee" trus taruh di depannya eh dia ngomong sama seperti tulisan gw berarti dapat disimpulkan Gw bisa bikin kambing membaca (jingkrak2 wakakaka...)
[Call Of Duty]
Nah minggu ini ketiban tugas mulia lagi, tapi kali ini lokasinya dalam kota ei-kei-ei tetap di kantor tapi diruangan yang berbeda. Dan seperti biasa untuk tugas seperti ini yang cuma melengak-melengok bego nungguin alat yang terpasang dipastikan membosankan terutama partner jaga yang sudah dipastikan tidak bisa semakin menambah rasa gondok untungnya ada seorang yang paling sering gw aniaya mau menemani gw. Ada cerita yang hampir mirip seperti edisi kemarin ada beberapa cewek yang mondar-mandir lagi kek setrikaan (yang namanya rejeki gak kemana emang wakakaka..). teuteup ini pasti pengaruh partner gw yang guuuanteng jadi kebagian durian runtuh (soalnya dapat dipastikan tidak mungkin karena org gila, jelek yang norak seperti gw *walau berharap itu krn gw hehehe..) btw busway dengan sekali jurus lirikan si kholis ada satu yang kena tiba-tiba nempel duduk di pinggir si kholis (waaahhh jago jurusnya suhu!! *tiba2 mengangkat kholis sebagai guru wakakaka..). namun sayang gak ngikutin perkembangan selanjutnya karena ada urusan penting..
[Curhatan si Kholis]
ternyata mode invisible itu menyakitkan, hehehe.. walaupun tahu dirimu selalu visible tapi merasa tidak dapat "ngobrol" dengan cara manusiawi, biarlah cukup satu orang yang merasa sakit tanpa dapat menuangkan pikiran2 anehnya ingin sekali berucap "how's your day?" tapi tahu itu akan menyakitkan karena kupastikan jika itu terus berlanjut maka pikiran2 yang aneh itu akan tiba2 muncul entah darimana membuyarkan obrolan indah yang dirangkai dengan hati2. biarlah dirimu merasa bahagia tertawa lepas bersamanya dengan itu senyum terkecutpun bisa tersungging pahit di pojok bibir.
Suatu ketika kehadiahkan kepadamu sebuah kain berwarna hijau, karena mengingatkanku kecantikanmu saat mengenakan sebuah kebaya berwarna hijau. kubeli dengan jerih payahku ditambah dengan kemampuanku yang cukup payah dalam hal memilih membuatku melirik seseorang yang sangat bahagia membelikan kain tersebut untuk istrinya, kembali terbesit pikiran aneh dalam jaringan sinaptik otak yang semakin seperti bocah sableng sahabatku. kukirimkan dengan sebuah puisi persahabatan untuk melunakkan hatimu berharap engkau mau menerimanya karena apapun yang kuberikan biasanya engkau tolak karena kupahami engkau bukan seorang wanita yang suka menerima hadiah cuma2 seperti yang lain terutama bila disertai maksud tertentu.
Kukirimkan dengan perasaan cemas apakah bakalan diterima, apakah barang itu tidak tiba2 hilang diperjalanan, Semakin lama skenario yang kubayangkan semakin banyak hingga ingin sekali kutekan nomormu dan bertanya tapi kecemasanku dikalahkan oleh kepengecutanku mendengar suaramu yang indah yang hampir dapat dipastikan tak dapat kudengar setiap kuinginkan nantinya walaupun itu hanya dalam pikiran anehku.
"saya mau balas apa??" tanya dirimu di sebuah pesan.
"bahagia" dalam hati jawabku karena kebahagiaanmu adalah segalanya buatku walaupun yang bisa terlontar menjadi kalimat kepadamu adalah "dimanfaatkan". Sebuah kata simple penuh makna yang buatku sedikit sulit terealisasi tapi tidak buatmu. karena engkau akan selalu punya banyak teman yang akan membuatmu tersenyum, jauh berbeda denganku yang hanya mempunyai seorang sahabat yang masih bocah dan sedikit diragukan kewarasannya. senyummu adalah duniaku dan dengan itu akupun bisa tenang untuk bekerja mengumpulkan sedikit upah dunia untuk ibu dan untuk melamar bidadariku kelak entah siapa? walaupun dalam pikiran anehku kembali bayangmu yang muncul.
aku bukan mereka yang kaya yang dapat merengek manja di kedua orangtuanya untuk mendapatkan uang dan dirimu, aku seorang biasa yang terbiasa berjuang untuk sesuatu yang kuinginkan walaupun lebih banyak kecewa yang kubawa pulang tetapi itu usaha maksimal yang bisa kuikhlaskan. Aku mungkin tidak dapat menempatkanmu di sebuah istana seperti dia dan kilauan mutiara yang berbaris rapi di lehermu yang indah serta kerlingan cahaya berlian di balik jarimu yang lentik.Aku tahu walaupun engkau bukan wanita yang terpaku oleh harta, namun wanita mana yang tak ingin bahagia dan berkecukupan ? Jualan yang bisa kuberikan hanya sebuah janji, janji bahwa selama nafasku masih dikerongkonganku maka aku tidak akan membuatmu mati kelaparan. Janjiku bukan janji negara tetangga yang janji akan memelihara saudaraku dipojok jalan bawah jembatan negeri tetangga sana, dan janji menjaga adek2 kecil yang mengais harapan tanpa ayah di sudut2 gedung dan perkampungan di negeri tetangga itu. janjiku nyata dan kuikhlaskan setiap bulir keringat yang jatuh karenanya.
Kupandangi kembali pesan2 singkatmu yang selalu tersimpan di inboxku entah ratusan atau ribuan kali telah kubaca namun selalu membuatku tersenyum, ingin rasanya menggetarkan handphonemu di seberang sana menanyakan kabarmu namun aku sadar deringan itu tidak akan membuatmu beranjak girang seperti mendengar suara derungan mesin mobilnya terparkir gagah didepan gang rumahmu yang biasanya membuat ciut suara motor ojek sore yang biasa kupakai. Suara bocah sableng sahabatku mengoceh disamping telingaku menyadarkanku dari lamunanku kembali ke dunia nyata, kembali mengurut dada, kembali dengan ritual membosankan dan menyebalkan yang biasa disebut orang dengan kerja dengan balasan berupa upah duniawi.
maap bila aku membuatmu menangis untuk kesekian kalinya karena harapmu manjadikanku sebagai sahabat kutampik dengan pikiran anehku, maap keinginanmu menjadikan aku selayak saudara yang tak kau miliki tak kupahami dan hanya selalu kuganti dengan sodoran mimpi2ku. Bocah sableng sahabat yang harus kuakui bijak jika sedang error itu menyadarkanku bahwa aku akan bahagia pada waktunya kelak. "tapi kapan?" berontakku dalam hati, "tidak ada seorang manusiapun yang dapat mendefiniskan teori relativitas waktu" jawab bocah yang semakin lama pikirannya menjadi seperti kakek ribuan tahun dengan jubah putih dalam film2 yang mungkin tidak dapat lagi dinikmati di negeri tetangga. "benar juga katanya" lirihku dalam hati, mencoba meruntuhkan keenggananku melepasmu yang semakin lama semakin menyerupai seorang petinggi organisasi olahraga di negeri tetangga yang enggan melepaskan jabatannya untuk membuat organisasi itu maju dan lebih baik. walau berat dan terasa sakit sedikit demi sedikit kulepaskan engkau untuk menjadi lebih baik dan maju karena aku bukan petinggi itu.
[Pesan Sponsor]
untuk hati lemah yang suci jangan berhenti untuk mejadi baik walaupun sakit dan kekecewaan silih barganti tiba tanpa ampun, untuk ketulusan yang penuh jangan berhenti untuk memberi walaupun pedih datang bertubi-tubi..
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=7078728 --> klo cengeng jangan baca
namanya juga bocah gatau apa2 mohon maap klo ada salah.. feel free 2 remove tag
