Tuesday, August 9, 2011

10 Hari Mencari Rahmat

Nulis ini ditemani Everything you want nya Vertical Horizon ama With Arms Wide Open nya Creed dan ditutup dengan manis oleh Jar of heart nya Christina Perry yang diabawakan (cover) apik oleh amazing little maddy jane.

[H-1]
Bingung sebingung2nya orang bingung karena sakit meradang yang akut di kaki kiri sisa permainan futsal jumat kemarin menjelang bulan yang paling ditunggu. Ditambah dengan sempurna dikutuk sebagai orang tergaring abad ini (*thinking* do i?) okkay i admitted. Sempat mikir gimana puasanya klo kaki begini namun terbantahkan dengan indahnya oleh kerabat baru para penghuni kostan yang mau direpotkan untuk nitip nyiapin gw makan, sayangnya pas gw minta dimandiin semuanya sepakat menolak dengan serta merta bersiap2 menyambit (#joking guys, anyway thanks, arigato). Jadi inget dari kecil gw paling demen dengan yang namanya puasa selain karena dijanjiin sesuatu ama almarhum ayah jika puasanya penuh, plus mata yang memandang fanta botol dalam krak yang bisa dibuka jika puasanya penuh sehari, serta prestise yang tidak bisa diungkapkan jika ditanya orang puasanya penuh gak.

Di hari ini juga kejadian "Accio!! HP7 di Senayan City", Resume dari gw sebenarnya agak standar sih namun karena udah baca nopelnya jadi sedikit istimewa karena visualisasi nopelnya kena tepat di jantung sasaran. Jadi benar-benar kagum ama si kepala sekolah dari slytherin itu.. bagaimana dia menjaga orang yang paling dikasihinya tanpa sedikitpun ingin dipuji apalagi dipuja, bandingkan saja ama kitagw  yang mungkin jika dapat hadiah dari seseorang yang gw puja bakal gw pajang dan gw jadikan trophy kemenangan mungkin setidaknya bakal gw jadikan poto profil yang paling menggemparkan abad ini. Gimana bisa sayang ama seseorang sampe begitu dalamnya dan tanpa mau balas budi, bagaimana mungkin menngikhlaskan seseorang yang paling disayang bersama seseorang yang paling dibenci, dan harus tetap mengorbankan semuanya untuk menjaga anak mereka it's nonsense kecuali punya hati setulus malaikat. *lega karena tokoh ini hanya rekaan*

[1st day]
Karena sakit gak mau diajak kompromi akhirnya gak masuk kerja, dan berakhir dengan bedrest dengan indahnya secakep gocekan messi dari sayap kanan mengiris-iris pedih di kaki. Dibeliin sahur sama parah bedebah berbatik yang menjelma menjadi malaikat di bulan ini entah mengapa juga ibu nelpon terpaksa menguatkan suara di microphone hape untuk membuat beliau tidak terlalu khawatir, apalagi kata adek gw ibu kurang enak badan juga (#tepokJidat). jadi inget pas masih berseragam hitam merah coret disana dulu hari pertama biasanya pada siap2 untuk menjadi PPT ikutan trend sinetron tahunan yang menghibur menjelang sahur tapi diplaysetan jadi Para Pencari Ta'jil, pokoknya seru dan biasanya gw ikutan setelah hari kedua dari masjid ke masjid melihat sikon dan memburu target panganan sederhana yang tersedia (#youAreAwsomeGuys). Bener2 gak ahbis pikir kenapa klo bulan kek gini harus pake bunyi dar dir dur seperti ini yak bukannya pada belajar ngaji kek jaman gw dulu (#masang Dinamit).

[2nd day]
Dengan modal sepenggal kutipan semangat Man Jadda wajada dan jalan yang masih jalan terseok-seok, untung gak sampe ngesot (ntar jadi pilem lagi dan ujung2nya ikutan keramas) memaksakan diri ke kantor selain karena beberapa kerjaan yang jelas numpuk juga untuk mencari surat sakit sekalian berobat gratis di klinik kantor soalnya klo bolos gaji dipotong cuyy. lega dapat surat sakit langsung geber kerja sambil meringis dikit menahan perih kaki yang susah pilih waktu untuk nyeri. Pulang ke kostan untuk sholat dzuhur soalnya cara sholatnya rada ribet dengan kaki kondisi cuacanya seperti ini, ngeliat kasur yang terlihat cantik siang ini curi2 istirahat ehh.. malah ketiduran (#alesan) ampe jam dua. Trus ke kantor lagi lanjutin tidur kerja ampe pukul empat trus siap2 dah pulang (#noPPT 4 today).

[3rd-4th day]
Like usual nothing spesial, sempat nyolong2 demi kebaikan pulang untuk menikmati irisan tipis dari kematian pada saat semua sibuk menahan kantuk. dari sejak dahulu kala gw paling ahli dalam memanfaatkan kesempatan untuk menikmati "ibadah" siang dengan tenang disisiNya inget saat masih bergerombol ramai-ramai tidur berjamaah di masjid salah satu departemen sekarang kementerian di dekat kantor. kadang2 suara dering hape yang membangunkan karena data yang kami olah sedang dibutuhkan terutama sang "leader by nature" yang memang sejak abad pertengahan selalu diandalkan di kantor kami itu.

[5-7th day]
Dapat kabar dari si kholis klo si adek yang keras kepala dan paling "sensitip" di sana sedang sakit,dan seperti biasa si kholis tiba2 galau..kholis langsung panik gak tahu harus ngapain dihubungi gak bisa (emang udah lama agak sih susah dihubungi ^^, agak?!? hello?!?? dengan ancaman bahwa puasanya bisa batal akhirnya si kholis ngaku emang keknya gak pengen dihubungi). Namun untuk menambah kesan dalam cerita keseharian ini jadi di-hyperbola-kan atau istilah kerennya lebbe' ei-kei-ei lebay, si nyai ini mimisan tiba2 dan gak tahu kenapa dada berasa berdetak lebih cepat dari biasanya gejolak emosi juga meningkat melebihi ambang batas aman mungkin klo sirkulasi darah ini merupakan fasilitas nuklir kejadiannya gw pastikan sama dengan chernobyl (#fasilitas nuklir di daerah uni sovyet / ukraina yg hancur) kata kholis. gw tahu perasaan ataupun sikap gw gak penting tapi tetap aja khawatir.. yang jelas gw aseli bingung, ungkap kholis, si ijah juga ikutan bingung (tunggu dulu si ijah ini darimana datangnya?). baru lega setelah bb bergetar dan  membca pesan "okkay k, i'm fine kok" cukup satu kalimat dan singa gurun afrika inipun berubah menjadi kucing rumah piaraan bagaikan mantra magic untuk si kholis. Setelah itu tidak adalagi pesan2 berikutnya *ngelap ingus,kholis kok berasa kek half blood prince*

fiksi apa bukan cerita diatas silahkan menilai.. tapi kalo lebbe itu pasti ^^ (soalnya benar2 terobsesi ama Mr. Slytherin..)

Dan untuk menyembuhkan obsesi kumpulsif (keknya istilahnya gak tepat) yang berlebihan  menjadi sosok salah satu kepala sekolah hogwarts berasal dari Slytherin Dorm itu akhirnya menawarkannya dengan nonton euforia bioskop berikutnya yaitu Transformer (gak sabar nengok penggantinya megan fox ku.. *obsesi baru). Ternyata ekspektasi hanya sebatas ekspektasi dia tidak lebih baik dari megan ku. kecewa pasti, bahkan si ijah pun ikutan kecewa (klo ini sengaja diikutkan tapi keknya garing yak?), walau kuciwa tapi sedikit terobati dengan visualisasi 3D yang ditata apik dengan indahnya menyihir mata yang sedikit mengantuk karena durasi yang lumayan panjang (berasa nonton pilem india, uupppsss gw gak terlalu suka sih india *ngeless tingkat PNS). tapi tetap si patrick dempsey ini tidak bisa mengalahkan megan ku (*ngebayangin nari2 ama megan di taman kek pilem india* obsesi baru yang sudah menjurus creepy).

[8th day]
Nelp nyokap dengan mata sedikit berkaca-kaca, si ijah malah udah nangis (ini apapaan muncul mengganggu moment tragis yang coba gw bangun), dan dengan perasaan sangat khawatir.. "aku nggak papa kok, abis istirahat udah agak enakan nak.." suara lembut yang mendayu itu benar2 menenangkan. Dari sejak kecil suara itu yang selalu membuat semangat dalam kondisi apapun. Gw tahu gw belum bisa membeli kebahagiaan untuk mamah bahkan untuk yang satu itu, "klo dibawa ke rumah dan dikenalin berarti sudah serius gak ganti2 lagi" ujarnya selalu. entah sampai kapan mah anak yang paling gilamu ini selalu saja menyusahkan mulai dari hobi berantem dan emosional, susah diatur ampe belum pernah ngasih kebahagiaan apalagi nambahin cucu untukmu. your love makes who i'am today.. i'm sorry 4 everything i did in the past.. (kok jadi sentimentil begini coretan gw yak?). pokoknya makasih untuk doa teman2 yang bersedia meluangkan sedikit waktunya ngedoain nyokap n komen di status lebay gw..

[Pesan Sponsor]

Wahai diri yang selalu sepi,
Karena tiada usaha mau mengisi,
Bukalah kelopak mata dari nyenyak mimpi
Basuhlah hati dengan tangisan di pipi
Yang mengalir sebab terasa jauhnya diri
Bukan karana impian dunia yang hilang sebentar tadi

Wahai pemilik mulut ini,
Yang sering mengatakan perkara yang jarang dilakukan diri
Menegur mereka seolah diri bersih suci
Tetapi hakikat diri sendiri tiada mau peduli
Persoalkan lah diri dan hati
Mampukah diri bertawajjuh dalam mahkamah Ilahi
Atas kesalahan tiada buat atas teguran tadi
Dalam tindak tanduk sehari-hari

Muhasabahlah diri sendiri wahai diri
Yang akan menutup mata sebentar lagi
Dan tiada bangkit untuk kesekian kali

Seminggu telah berlalu, peningkatanpun kurang berasa.. layak kah aku nangkring di manisnya kehidupan surga kelak? atau semua ini hanya karena aku terlalu takut dan ngeri akan kelamnya neraka ?
hari ini lebih baik dari kemarin, dan pastikan esok lebih baik dari hari ini. apakah itu hanya semboyan ?

last but not least moon maap klo ada salah kata namanya juga bocah jadi gak tau apa2.. feel free 2 remove tag.

0 comments:

Post a Comment

bocah_anonim. Powered by Blogger.