Nulis sambil ditemani
GIGI 11 januari dan yayaya.. Lalu ama lagu tabir gelap yang dulu hinggap
lambat laun mulai terungkap nya iwan fals (lupa judulnya hehe.. ^^V)
[belakang sekejap kilat baca flashback]
hari menunjukkan 11-1-11 dengan soundtracknya GIGI nulis happening day ini dimana memory kembali kejaman saat masih kerja di kerajaan merah hitam itu (baca kerajaan kecil bernama OMC), setiap siang gw ma teman2 gw (berasa kek punya teman aja yah.. hehe.. anggap aja seperti itu..) biasanya sholat dzuhur di masjid muawanah sosial dan selalu menunggu siapa yang perasaanya gak enak siang itu (maklum terpaksa nraktir). istilah yang biasa dipake itu tiba-tiba.. untuk mengingatkan akan waktu sholat, jika ada yang blum siap untuk menuju masjid tercinta itu akan ada yang nyeletuk tiba2 plafon runtuh saat asyik browsing ehh.. bekerja maksudnya atau tiba2 kompienya meledak (miss those moment) dan belum sholat mau jawab apa nti di kubur. Entah karena rindu akan masjid itu atau istilah itu cukup menyeramkan atau juga mungkin rindu traktiran bakso itu yang membuat langkah terasa bgitu ringan menuju masjid yang tidak dekat itu. Terkadang saat bulan puasa sangat dinantikan, untuk dapat melepas lelah sedikit berbaring terkadang dengan sengaja ketiduran disana.
back to past present day, ntah ada angin apa gw disuruh salah satu bos ikutan meeting nota kesepahaman sendiri!! apa sendiri?? (panik gak tahu harus gimana, gak tahu harus apa) itu yang terbesit dalam hati trus menerus hingga mobil sampai digedung kantor itu, kantor pusat yang sama dengan tempat gw biasa sholat dulu. Pertemuan itu dihadiri oleh seluruh selon 2 dan sebiji selon 1 (omg!! gw masih C boss, masih C yang belum disumpahin). mana lagi ibu hukum yang sedari tadi nyuruh saya ngomong mulu sedikit2 ada yang mau ditambahin.. bu boss apa rasa gemetar suara saya tidak terdengar waktu menjelaskan masalah teknis tadi? *gumamku dalam mulut terkunci. iya saya menjelaskan semua proses teknisnya didepan orang2 tua bahkan ada yang doktor(S3) lulusan luar dan mereka semua cuman diam memperhatikan semakin membuat gugup, terlihat beberapa cewek dengan balutan seragam sekolah mungkin siswi magang yang dari tadi mondar-mandir mengantarkan snack berbisik-bisik setelah itu (apa gw benar apa gw salah yah?? arrrrgggghhhhh.. pengen teriak rasanya) dari segi pengalaman jelas jauh, mungkin juga ilmu.
Setelah ketegangan itu selesai dan tampaknya sedikit berhasil meyakinkan untuk mereka dengan jurus andalan bahwa akan dirapatkan petunjuk teknis oleh tim teknis untuk lebih detailnya (untung kartu truf ini bisa menenangkan detak jantung yang dari tadi susah membuatnya beraturan) dan sajian makan siangpun dibagikan. tiba2 pimpinan teknisnya datang menghampiri saya dan bertanya lagi dengan sangat sopan (ya ampuuunn!! pak saya jangan terlalu dihormati seperti itu, itu bukan saya! saya tidak terbiasa jaim seandainya bukan karena institusi yang harus saya pikul namanya dipundak yang trus-trusan membebani dipundak saya). Pak ini gimana apakah akan dibuatkan oleh institusi bapak sinkronisasi dari sistem yang banyak itu? tanya bapak itu. Bukan pak, bapak hanya perlu menginstall semuanya dalam satu server nantinya kami akan melakukan beberapa intalasi dan bisa mengakses langsung data yang dibutuhkan
tersebut! jawabku, untuk detailnya nanti saat pembuatan pentunjuk teknis dibahas lebih lanjut, timpalku lagi untuk menenangkannya dan tentu saja supaya bisa makan dengan tenang (waakakaaka.. ternyata ketegangan membuat lapar.. tapi kapan yah gw nggak lapar?? wakakaka..)
Gw baru ngerasa begitu dihormatinya diri ini dengan emblem yang menempel didada diluar sana walaupun saya belumlah dianggap disini (semoga trus2an nggak dianggap, gw pengen tetap low profil sehingga bisa bermain bebas seperti bocah pada umumnya wakakaka..). Terasa bagaimana kerasnya kehidupan saat masih penduduk ilegal kerajaan merah-hitam dengan omelan dan cibiran hina tiap harinya berbanding terbalik saat ini. masih teringat saat2 berkarya terakhir di kerajaan itu dimana salah seorang sesama penduduk ilegal yang kebetulan kerja dibidang ITu memandang lemah diriku berulangkali bertanya kamu siapa? (seakan-akan paling hebat dalam bidang ITu), pengen nonjok rasanya. Bukannya aku paling tahu tapi menurutku yang walaupun dengan ilmu ITu sedikit tapi sering ngulang dikampus rasanya aneh dengan cara gak jelas yang nginstallpun makan waktu seharian dan kebijakan downgrade teknologi. dengan note ini juga pengen
TerimaKasih ama itu orang sapapun namanya karenanya saya belajar tentang sabar dan rendah hati ^^ arigato!!
[berwarna]
10-1-11 sehari menjelang 11-1-11 aku memberanikan diri sedikit bandel dengan kain denim dibawah takut dapat kerjaan main-main dikolong meja lagi tetapi tetap putih diatas ke negeri sembilan dewa. namun tak disangka yang ditegur bukannya bawahan saya malah atasan yang saya kenakan oleh salah satu bos. kok teman2 yang baru lain udah berwarna kamu nggak? tanya si bos. sebelum sempat menjawab langsung ditimpal "belum banyak stok yang berwarnan yah?". mmhh.. masih belum sempat membalas lagi udah pada menimpal kalah ama si kholis neeh, trus adalagi juga yang ngasih usul nyeleneh nyuruh diwanteks aja wakakaka... (ampun saya nyerah besok gak polos lagi bos, guyss, ampuuuunnn!!).
akhirnya besok dan seterusnya harus berwarna kecuali harus putih.. jadi inget alasan kenapa baju berwarna lamaku dulu gak banyak yang dibawa yah karena menurut edaran setahun make itam putih sehingga stoknyapun diperbanyak dan merasa berwarna akan jarang terpakai. tetapi menyenangkan rasa kekeluargaan yang tinggi di ruangan itu mempersempit jarak senior dan junior, lebih banyak kata kami dan kita disana daripada aku dan dia (kehormatan terbesar ditempatkan berada dan menjadi bagian dari "keluarga" itu)
[NgacoLish]
ei-kei-ei English yang ngaco.. ada yang protes kenapa inggris gw ngaco karena kalo gak ngaco bukan bocah namanya. kalo gak gitu berarti saya gak soundsistem (baca konsisten). Protes ini bukan bermaksud follow mix (baca ikut campur) tapi untuk koreksi dan gw full tanks (baca terimakasih banyak) untuk koreksinya. pokoknya kalo ketemu cinta laura (bech'chek) dijalan hati2 nti kelepeset. selain karena gw bocah yang sering ngaco dan nggak ngerti apa2 juga wong gak mudeng inggris,da kumaha deuy daharna peuyeum wakakaka..
[PESAN SPONSOR]
Orang bijak bilang hidup itu bagaikan RODA. Ya memang itu ada benarnya, karena hidup itu terkadang ada di atas, terkadang ada di bawah. Hidup itu terkadang senang, terkadang sedih. Hidup itu terkadang untung, terkadang rugi.
Memang enggak salah pepatah ini, tapi saya ingin menambahkan papatah ini, bahwahidup itu seperti SPIRAL.
Spiral itu bentuknya seperti suatu titik, dimana titik itu semakin lama akan semakin berkembang membentuk lingkaran yang semakin lama semakin membesar.Spiral itu maksudnya adalah “berkembang”. Hidup dimulai dari kita bayi, lalu balita, anak-anak, remaja, dewasa, tua, dan akhirnya meninggal. Akan tetapi hidup yang dikatakan seperti RODA hanya mengindikasikan bahwa kondisi kehidupan hanya di dalam lingkaran, tetapi tidak pernah berkembang lingkaran tersebut. Akan tetapi apabila dilihat dari bentuk SPIRAL, maka kita akan melihat bahwa memang hidup itu seperti lingkaran, tetapi semakin “berkembang”.
Berkembang di sini maksudnya dalam konteks pola pikir, karakter, sifat, dan mental. Sehingga ketika kita ada di bawah, kita tetap bisa lebih menghadapinya dengan senyuman, karena kita sudah berkembang dan mengerti daripada kita di bawah beberapa waktu lalu misalnya. Begitu juga dengan sebaliknya ketika berada di atas.
Dengan penerapan ilustrasi ini, hidup itu bukan hanya dilihat seperti “lingkaran setan”, di mana kita tidak bisa keluar dari situ dan menderita selalu, akan tetapi lingkaran yang selalu berkembang ke arah yang lebih baik dari kemarin, walaupun di saat situasi di atas atau bawah. Sampai lingkaran itu berhenti berkembang, ketika kita bertemu dengan Sang Maha Penentu.
Pertanyaannya sekarang, seberapa besar kah SPIRALmu atau perkembangan hidup kamu ketika bertemu dengan Dia kelak?
dari gubuk kost 12 mo'on maap klo ada yg tidak berkenan Namanya juga bocah gak tahu apa2..
[belakang sekejap kilat baca flashback]
hari menunjukkan 11-1-11 dengan soundtracknya GIGI nulis happening day ini dimana memory kembali kejaman saat masih kerja di kerajaan merah hitam itu (baca kerajaan kecil bernama OMC), setiap siang gw ma teman2 gw (berasa kek punya teman aja yah.. hehe.. anggap aja seperti itu..) biasanya sholat dzuhur di masjid muawanah sosial dan selalu menunggu siapa yang perasaanya gak enak siang itu (maklum terpaksa nraktir). istilah yang biasa dipake itu tiba-tiba.. untuk mengingatkan akan waktu sholat, jika ada yang blum siap untuk menuju masjid tercinta itu akan ada yang nyeletuk tiba2 plafon runtuh saat asyik browsing ehh.. bekerja maksudnya atau tiba2 kompienya meledak (miss those moment) dan belum sholat mau jawab apa nti di kubur. Entah karena rindu akan masjid itu atau istilah itu cukup menyeramkan atau juga mungkin rindu traktiran bakso itu yang membuat langkah terasa bgitu ringan menuju masjid yang tidak dekat itu. Terkadang saat bulan puasa sangat dinantikan, untuk dapat melepas lelah sedikit berbaring terkadang dengan sengaja ketiduran disana.
back to past present day, ntah ada angin apa gw disuruh salah satu bos ikutan meeting nota kesepahaman sendiri!! apa sendiri?? (panik gak tahu harus gimana, gak tahu harus apa) itu yang terbesit dalam hati trus menerus hingga mobil sampai digedung kantor itu, kantor pusat yang sama dengan tempat gw biasa sholat dulu. Pertemuan itu dihadiri oleh seluruh selon 2 dan sebiji selon 1 (omg!! gw masih C boss, masih C yang belum disumpahin). mana lagi ibu hukum yang sedari tadi nyuruh saya ngomong mulu sedikit2 ada yang mau ditambahin.. bu boss apa rasa gemetar suara saya tidak terdengar waktu menjelaskan masalah teknis tadi? *gumamku dalam mulut terkunci. iya saya menjelaskan semua proses teknisnya didepan orang2 tua bahkan ada yang doktor(S3) lulusan luar dan mereka semua cuman diam memperhatikan semakin membuat gugup, terlihat beberapa cewek dengan balutan seragam sekolah mungkin siswi magang yang dari tadi mondar-mandir mengantarkan snack berbisik-bisik setelah itu (apa gw benar apa gw salah yah?? arrrrgggghhhhh.. pengen teriak rasanya) dari segi pengalaman jelas jauh, mungkin juga ilmu.
Setelah ketegangan itu selesai dan tampaknya sedikit berhasil meyakinkan untuk mereka dengan jurus andalan bahwa akan dirapatkan petunjuk teknis oleh tim teknis untuk lebih detailnya (untung kartu truf ini bisa menenangkan detak jantung yang dari tadi susah membuatnya beraturan) dan sajian makan siangpun dibagikan. tiba2 pimpinan teknisnya datang menghampiri saya dan bertanya lagi dengan sangat sopan (ya ampuuunn!! pak saya jangan terlalu dihormati seperti itu, itu bukan saya! saya tidak terbiasa jaim seandainya bukan karena institusi yang harus saya pikul namanya dipundak yang trus-trusan membebani dipundak saya). Pak ini gimana apakah akan dibuatkan oleh institusi bapak sinkronisasi dari sistem yang banyak itu? tanya bapak itu. Bukan pak, bapak hanya perlu menginstall semuanya dalam satu server nantinya kami akan melakukan beberapa intalasi dan bisa mengakses langsung data yang dibutuhkan
tersebut! jawabku, untuk detailnya nanti saat pembuatan pentunjuk teknis dibahas lebih lanjut, timpalku lagi untuk menenangkannya dan tentu saja supaya bisa makan dengan tenang (waakakaaka.. ternyata ketegangan membuat lapar.. tapi kapan yah gw nggak lapar?? wakakaka..)
Gw baru ngerasa begitu dihormatinya diri ini dengan emblem yang menempel didada diluar sana walaupun saya belumlah dianggap disini (semoga trus2an nggak dianggap, gw pengen tetap low profil sehingga bisa bermain bebas seperti bocah pada umumnya wakakaka..). Terasa bagaimana kerasnya kehidupan saat masih penduduk ilegal kerajaan merah-hitam dengan omelan dan cibiran hina tiap harinya berbanding terbalik saat ini. masih teringat saat2 berkarya terakhir di kerajaan itu dimana salah seorang sesama penduduk ilegal yang kebetulan kerja dibidang ITu memandang lemah diriku berulangkali bertanya kamu siapa? (seakan-akan paling hebat dalam bidang ITu), pengen nonjok rasanya. Bukannya aku paling tahu tapi menurutku yang walaupun dengan ilmu ITu sedikit tapi sering ngulang dikampus rasanya aneh dengan cara gak jelas yang nginstallpun makan waktu seharian dan kebijakan downgrade teknologi. dengan note ini juga pengen
TerimaKasih ama itu orang sapapun namanya karenanya saya belajar tentang sabar dan rendah hati ^^ arigato!!
[berwarna]
10-1-11 sehari menjelang 11-1-11 aku memberanikan diri sedikit bandel dengan kain denim dibawah takut dapat kerjaan main-main dikolong meja lagi tetapi tetap putih diatas ke negeri sembilan dewa. namun tak disangka yang ditegur bukannya bawahan saya malah atasan yang saya kenakan oleh salah satu bos. kok teman2 yang baru lain udah berwarna kamu nggak? tanya si bos. sebelum sempat menjawab langsung ditimpal "belum banyak stok yang berwarnan yah?". mmhh.. masih belum sempat membalas lagi udah pada menimpal kalah ama si kholis neeh, trus adalagi juga yang ngasih usul nyeleneh nyuruh diwanteks aja wakakaka... (ampun saya nyerah besok gak polos lagi bos, guyss, ampuuuunnn!!).
akhirnya besok dan seterusnya harus berwarna kecuali harus putih.. jadi inget alasan kenapa baju berwarna lamaku dulu gak banyak yang dibawa yah karena menurut edaran setahun make itam putih sehingga stoknyapun diperbanyak dan merasa berwarna akan jarang terpakai. tetapi menyenangkan rasa kekeluargaan yang tinggi di ruangan itu mempersempit jarak senior dan junior, lebih banyak kata kami dan kita disana daripada aku dan dia (kehormatan terbesar ditempatkan berada dan menjadi bagian dari "keluarga" itu)
[NgacoLish]
ei-kei-ei English yang ngaco.. ada yang protes kenapa inggris gw ngaco karena kalo gak ngaco bukan bocah namanya. kalo gak gitu berarti saya gak soundsistem (baca konsisten). Protes ini bukan bermaksud follow mix (baca ikut campur) tapi untuk koreksi dan gw full tanks (baca terimakasih banyak) untuk koreksinya. pokoknya kalo ketemu cinta laura (bech'chek) dijalan hati2 nti kelepeset. selain karena gw bocah yang sering ngaco dan nggak ngerti apa2 juga wong gak mudeng inggris,da kumaha deuy daharna peuyeum wakakaka..
[PESAN SPONSOR]
Orang bijak bilang hidup itu bagaikan RODA. Ya memang itu ada benarnya, karena hidup itu terkadang ada di atas, terkadang ada di bawah. Hidup itu terkadang senang, terkadang sedih. Hidup itu terkadang untung, terkadang rugi.
Memang enggak salah pepatah ini, tapi saya ingin menambahkan papatah ini, bahwahidup itu seperti SPIRAL.
Spiral itu bentuknya seperti suatu titik, dimana titik itu semakin lama akan semakin berkembang membentuk lingkaran yang semakin lama semakin membesar.Spiral itu maksudnya adalah “berkembang”. Hidup dimulai dari kita bayi, lalu balita, anak-anak, remaja, dewasa, tua, dan akhirnya meninggal. Akan tetapi hidup yang dikatakan seperti RODA hanya mengindikasikan bahwa kondisi kehidupan hanya di dalam lingkaran, tetapi tidak pernah berkembang lingkaran tersebut. Akan tetapi apabila dilihat dari bentuk SPIRAL, maka kita akan melihat bahwa memang hidup itu seperti lingkaran, tetapi semakin “berkembang”.
Berkembang di sini maksudnya dalam konteks pola pikir, karakter, sifat, dan mental. Sehingga ketika kita ada di bawah, kita tetap bisa lebih menghadapinya dengan senyuman, karena kita sudah berkembang dan mengerti daripada kita di bawah beberapa waktu lalu misalnya. Begitu juga dengan sebaliknya ketika berada di atas.
Dengan penerapan ilustrasi ini, hidup itu bukan hanya dilihat seperti “lingkaran setan”, di mana kita tidak bisa keluar dari situ dan menderita selalu, akan tetapi lingkaran yang selalu berkembang ke arah yang lebih baik dari kemarin, walaupun di saat situasi di atas atau bawah. Sampai lingkaran itu berhenti berkembang, ketika kita bertemu dengan Sang Maha Penentu.
Pertanyaannya sekarang, seberapa besar kah SPIRALmu atau perkembangan hidup kamu ketika bertemu dengan Dia kelak?
dari gubuk kost 12 mo'on maap klo ada yg tidak berkenan Namanya juga bocah gak tahu apa2..

0 comments:
Post a Comment